//FATWA DEWAN HISBAH 2016 (10) SAHKAH KHULU’ DENGAN CARA MENGEMBALIKAN MAS KAWIN TANPA SEPENGETAHUAN SUAMI

FATWA DEWAN HISBAH 2016 (10) SAHKAH KHULU’ DENGAN CARA MENGEMBALIKAN MAS KAWIN TANPA SEPENGETAHUAN SUAMI

LEMBANG(Hayaatunaa.com) – 

KEPUTUSAN DEWAN HISBAH PERSATUAN ISLAM

No. 019 Tahun 1438 H. / 2016 M.

Tentang :

SAHKAH KHULU’ DENGAN CARA MENGEMBALIKAN MAS KAWIN TANPA SEPENGETAHUAN SUAMI

بسم الله الرحمن الرحيم

Dewan Hisbah Persatuan Islam Pada Sidang Lengkap, di gedung H2QM Pesantren Persis Ciganitri, Kabupaten Bandung tanggal 28-29 Rabi’ul Awwal 1438 H/ 28-29 Desember 2016 M setelah:

MENIMBANG :

  1. Pertanyaan dari umat terkait sah tidaknya khulu dengan cara mengembalikan mas kawin tanpa sepengetahuan suami
  2. Khulu’ adalah cara seorang istri menebus dirinya dari suaminya, supaya tidak menjadi istrinya lagi dengan mengembalikan mas kawin yang pernah diberikan oleh suaminya.
  3. Keridhaan suami tidak disyaratkan dalam khulu, ketika istri mengembalikan mas kawin
  4. Dewan Hisbah berkewajiban untuk menjawab persoalan tersebut.

MENGINGAT:

  1. Al-Quran

وَإِنْ خِفْتُمْ شِقَاقَ بَيْنِهِمَا فَابْعَثُوا حَكَمًا مِنْ أَهْلِهِ وَحَكَمًا مِنْ أَهْلِهَا إِنْ يُرِيدَا إِصْلاحًا يُوَفِّقِ اللهُ بَيْنَهُمَا إِنَّ اللهَ كَانَ عَلِيمًا خَبِيرًا

Dan jika kamu khawatirkan ada persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang hakam dari keluarga laki-laki dan seorang hakam dari keluarga perempuan. Jika kedua orang hakam itu bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami-istri itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (Q.S. An Nisa:35)

فَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ يُقِيمَا حُدُودَ اللهِ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْهِمَا فِيمَا افْتَدَتْ بِهِ تِلْكَ حُدُودُ اللهِ فَلاَ تَعْتَدُوهَا وَمَنْ يَتَعَدَّ حُدُودَ اللهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

Jika kamu (wali) khawatir bahwa keduanya tidak mampu menjalankan hukum-hukum Allah, maka keduanya tidak berdosa atas bayaran yang (harus) diberikan (oleh istri) untuk menebus dirinya. Itulah hukum-hukum Allah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barang siapa melanggar hukum-hukum Allah, mereka itulah orang-orang zalim. (QS. Al-Baqarah : 229)

 

  1. Hadis

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ امْرَأَةَ ثَابِتِ بْنِ قَيْسٍ أَتَتِ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللهِ ثَابِتُ بْنُ قَيْسٍ مَا أَعِيبُ عَلَيْهِ فِي خُلُقٍ ، وَلاَ دِينٍ وَلَكِنِّي أَكْرَهُ الْكُفْرَ فِي الإِسْلاَمِ ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَتَرُدِّينَ عَلَيْهِ حَدِيقَتَهُ قَالَتْ نَعَمْ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : اقْبَلِ الْحَدِيقَةَ وَطَلِّقْهَا تَطْلِيقَة. – رواه البخاري –

Dari Ibnu ‘Abbas, bahwasanya istri Tsabit bin Qais datang kepada Nabi saw., lalu berkata: Ya Rasulullah! Tsabit bin Qais itu saya tidak cela dia akhlaq dan tidak (tentang) Agama, tetapi saya tidak suka (mengerjakan pekerjaan) kufur) dalam Islam. Maka sabda Rasulullah saw.: “Apakah engkau akan kembalikan kepadanya kebunnya?” Ia jawab: “Ya”. Sabda Rasulullah saw. (kepada tsabit) : “Terimalah kebun itu, dan cerailah akan dia thalaq satu”. (H.r. Al Bukhari, Sahih al-Bukhari, 7/46)

  1. Kaidah

الأصل في العقود الإيجاب والقبول

Asal dalam akad adalah ijab dan qobul

اليقين لا يزول  بالشك

Keyakinan tidak bisa dihilangkan dengan keraguan

اليقين لا يزول إلا باليقين

Keyakinan tidak bisa dihilangkan kecuali dengan keyakinan pula

MEMPERHATIKAN:

  1. Sambutan dan pengantar dari Ketua Umum PP.Persis KH. Aceng Zakaria yang menyarankan segera diputuskan masalah ‘Sahkah Khulu Dengan Cara Mengembalikan Mas Kawin Kepada Keluarga Suami Tanpa Diketahui Suami’.
  2. Sambutan dan pengarahan dari Ketua Dewan Hisbah KH.Muhammad Romli
  3. Pemaparan dan pembahasan makalah tentang ‘Sahkah Khulu Dengan Cara Mengembalikan Mas Kawin Kepada Keluarga Suami Tanpa Diketahui Suami’ yang disampaikan oleh KH. Zae Nandang.
  4. Pandangan dan pengujian para peserta sidang tentang dalil, wajh al-dilalah, metode istinbat dan kesimpulan hukum makalah ‘Sahkah Khulu Dengan Cara Mengembalikan Mas Kawin Kepada Keluarga Suami Tanpa Diketahui Suami’.

Atas dasar semua konsideran di atas, maka dengan bertawakal kepada Allah, Dewan Hisbah Persatuan Islam

 

 

MENGISTINBATH:

Khulu’ dengan cara mengembalikan mas kawin kepada keluarga suami tanpa diketahui suami hukumnya tidak sah.

Demikian keputusan Dewan Hisbah mengenai masalah tersebut dengan  makalah terlampir.

الله يأخذ بأيدينا الى ما فيه خير للإسلام و المسلمين

Bandung, 29 Rabi’ul Awwal 1438 H. / 29 Desember 2016 M.

                 DEWAN HISBAH PERSATUAN ISLAM

        Ketua,                                                                       Sekretaris,

 

 

  1. MUHAMMAD ROMLI                                                                              KH.ZAE NANDANG

NIAT : 01.02.08301.094                                                                            NIAT :01.02.13511.018