//ISTIFTA – Apabila Allah Menghendaki Kebaikan

ISTIFTA – Apabila Allah Menghendaki Kebaikan

Lembang – hayaatunaa.com

Soal:

Ada matan hadits yang berbunyi: “Apabila Allah menghendaki kebaikan orang itu, maka Allah akan memberi hukumannya sekarang di dunia. Apabila Allah menghendaki kejelekan orang itu, maka Allah tangguhkan hukumannya sampai kiamat”. Mohon penjelasan.

Jawab:

Matan hadits yang dimaksud dalam pertanyaan terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi sebagai berikut:

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ سِنَانٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الْخَيْرَ عَجَّلَ لَهُ الْعُقُوبَةَ فِي الدُّنْيَا وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الشَّرَّ أَمْسَكَ عَنْهُ بِذَنْبِهِ حَتَّى يُوَافِيَ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Yazid bin Abu Habib dari Sa’id bin Sinan dari Anas berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Apabila Allah menghendaki kebaikan kepada hamba-Nya, maka Allah menyegerakan hukumannya di dunia, dan apabila Allah menghendaki keburukan kepada hamba-Nya maka Allah menahan dosanya sehingga dia terima kelak di hari Kiamat.”

Makna Allah mendahulukan siksanya di dunia adalah ibtilauhu bilmakarih (mengujinya atau memberi cobaan dengan perkara yang tidak menyenangkan) dan bukan memberikan azab sebagai balasan atas dosannya. Hadits diatas dalam sanadnya terdapat seorang rawi yang bernama Sa’din bin Sinan yang dinyatakan munkarul hadits.

Adapun hadits yang shahih tentang “Apabila Allah menghendaki kebaikan kepada hambanya” adalah sebagai berikut:

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عُفَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ قَالَ حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ خَطِيبًا يَقُولُ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ وَإِنَّمَا أَنَا قَاسِمٌ وَاللَّهُ يُعْطِي وَلَنْ تَزَالَ هَذِهِ الْأُمَّةُ قَائِمَةً عَلَى أَمْرِ اللَّهِ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ

Telah menceritakan kepada kami Sa’id bin ‘Ufair Telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahab dari Yunus dari Ibnu Syihab berkata, Humaid bin Abdurrahman berkata; aku mendengar Mu’awiyyah memberi khutbah untuk kami, dia berkata; Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang Allah kehendaki menjadi baik maka Allah faqihkan dia terhadap agama. Aku hanyalah yang membagi-bagikan sedang Allah yang memberi. Dan senantiasa ummat ini akan tegak diatas perintah Allah, mereka tidak akan celaka karena adanya orang-orang yang menyelisihi mereka hingga datang keputusan Allah”.

Sumber: Istifta Tanya Jawab Hukum Islam Kontemporer

Admin: Zaenal Mutaqin