//KONTROVERSI NUBUAT AGUNG NABI DANIEL A.S.

KONTROVERSI NUBUAT AGUNG NABI DANIEL A.S.

oleh : Zaenal Mutaqin

Sifat-sifat bangsa terkutuk tidak akan pernah berubah.

Yahudi adalah bangsa penyembah anak sapi yang meminta dibuatkan Tuhan seperti Tuhannya orang-orang Paganis (penyembah berhala), membunuh para Nabi Allah, menyembunyikan kebenaran, meninggalkan perintah Allah, yang terlaknat dari lisan Musa, Daud dan Isa as. dan yang dikutuk menjadi monyet dan babi. Al-quran menjelaskan semuanya, diantara ayat-ayatnya itu adalah sebagai berikut,

وَجَاوَزْنَا بِبَنِي إِسْرَائِيلَ الْبَحْرَ فَأَتَوْا عَلَى قَوْمٍ يَعْكُفُونَ عَلَى أَصْنَامٍ لَهُمْ قَالُوا يَا مُوسَى اجْعَلْ لَنَا إِلَهًا كَمَا لَهُمْ  آلِهَةٌ قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ

“Dan Kami seberangkan Bani Israel ke seberang lautan itu, maka setelah mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala mereka, Bani Israel berkata: “Hai Musa, buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)”. Musa menjawab: “Sesungguhnya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan)”. _Al-A’raf : 138

وَإِذْ قُلْتُمْ يَا مُوسَى لَنْ نُؤْمِنَ لَكَ حَتَّى نَرَى اللَّهَ جَهْرَةً فَأَخَذَتْكُمُ الصَّاعِقَةُ وَأَنْتُمْ تَنْظُرُونَ

“Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang”, karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya.” _Al-Baqarah : 55

قَالُوا يَا مُوسَى إِنَّا لَنْ نَدْخُلَهَا أَبَدًا مَا دَامُوا فِيهَا فَاذْهَبْ أَنْتَ وَرَبُّكَ فَقَاتِلا إِنَّا هَا هُنَا قَاعِدُونَ

“Mereka berkata: “Hai Musa, kami sekali-sekali tidak akan memasukinya selama-lamanya, selagi mereka ada di dalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja.” _Al-Maidah : 24

وَقَالَتِ الْيَهُودُ يَدُ اللَّهِ مَغْلُولَةٌ غُلَّتْ أَيْدِيهِمْ وَلُعِنُوا بِمَا قَالُوا…

“Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu”, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu….” _Al-Maidah : 64

لَقَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ فَقِيرٌ وَنَحْنُ أَغْنِيَاءُ سَنَكْتُبُ مَا قَالُوا وَقَتْلَهُمُ الأنْبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ وَنَقُولُ ذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ

“Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya Allah miskin dan kami kaya”. Kami akan mencatat perkataan mereka itu dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar, dan Kami akan mengatakan (pada mereka): “Rasakanlah olehmu azab yang membakar.” _Ali-Imran : 181

وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ الَّذِينَ اعْتَدَوْا مِنْكُمْ فِي السَّبْتِ فَقُلْنَا لَهُمْ كُونُوا قِرَدَةً خَاسِئِينَ

“Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar di antaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka: “Jadilah kamu kera yang hina”. _Al-baqarah : 65

يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَلْبِسُونَ الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُونَ الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang hak dengan yang bathil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui?” _Ali-Imran : 71

 

 

Kontroversi Nubuat Agung Daniel as

Daniel as. adalah nabi yang paling mirip kisahnya dengan Yusuf as. ia diasingkan dan teraniaya. Tetapi allah SWT memuliakannya dengan ilmu dan kenabian, serta kemampuan menakwilkan mimpi orang-orang.

Alkisah saat Yahudi diperbudak di Babilonia, raja Nebukadnezar mengalami mimpi yang membuatnya gelisah. Para tukang sihir dan dukun dipanggil untuk menakwilkan mimpi tersebut namun tidak satupu dari mereka berhasil melakukannya. Akhirnya dipanggillah Daniel as. lalu beliau berkata dihadapan raja bahwa penakwilan mimpi itu tidak bisa dilakukan dengan kekuatan apapun selain dari ilmu Allah. Daniel as. melanjutkan,

“Wahai Baginda, engkau melihat sebuah penampakan patung yang amat besar! Patung ini tinggi berkilauan luar biasa, tegak dihadapan tuan, dan nampak begitu dahsyat. Adapun patung itu, kepalanya dari emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga, sedang pahanya dari besi, kakinya sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat. Sementara tuanku melihatnya, terungkitlah sebuah batu tanpa usaha manusia lalu menimpa patung itu, tepat pada kakinya yang terbuat dari besi dan tanah liat itu. Sehingga remuk. Maka dengan sekaligus diremukkannyalah juga besi, tanah liat, tembaga, perak dan emas itu. Dan semuanya menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas., lalu angina menghembuskannya sehingga tidak ada bekas-bekasnya yang ditemukan. Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi.”

Itulah mimpi baginda, dan sekarang maknanya akan aku sampaikan kepada tuan,

“Ya tuanku raja, raja segala raja yang padanya oleh Allah semesta langit telah diberikan kerajaan, kekuasaan, kekuatan dan kemulyaan, dan yang kedalam tangannya telah diserahkan-Nya anak-anak manusia, di manapun mereka berada, binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara, dan yang dibuat-Nya menjadi kuasa atas semuanya itu. Tuankulah kepala yang dari emas itu. Tetapi sesudah tuanku akan muncul suatu kerajaan lagi, yang tidak lebih besar dari kerajaan tuan (dari perak). Kemudian muncul lagi kerajaan ketiga, dari tembaga yang akan berkuasa atas seluruh bumi. Maka setelah itu akan ada lagi kerajaan yang keempat, keras seperti besi yang meremukkan dan menghancurkan segala sesuatu. Dan seperti besi itu, kerajaan ini akan meremukkan dan menghancurluluhkan semuanya.”

“Seperti yang tuanku lihat kaki dan jari-jarinya sebagian dari tanah liat dan sebagian lagi dari besi, itu berarti bahwa kerajaan itu terbagi; memang kerajaan itu juga keras seperti besi, sesuai dengan yang tuanku lihat besi itu bercampur dengan tanah liat dan seperti itulah kerajaan itu akan keras sebagian dan rapuh sebagian. Seperti yang tuanku lihat, besi bercampur dengan tanah liat, itu berarti mereka akan bercampur oleh perkawinan, tetapi tidak akan merupakan satu kesatuan, sebagaimana besi tidak akan bercampur dengan tanah liat.”

“Maka pada zaman raja-raja tersebut, Allah Tuhan semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai kapanpun, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, dan kekuasaannya tetap untuk selama-lamanya. Tepat seperti batu yang tanpa perbuatan tangan manusia terungkit lepas dari gunung dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat, perak dan emas itu. Allah Yang Maha Besar telah memberitahukan kepada tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudain hari; mimpi itu adalah benar dan maknanya dapat dipercayai.”

Lalu sujudlah raja Nebukadnezar serta menyembah Daniel as. juga diperintahkannya mempersembahkan korban dan wangi-wangian kepadanya sebagai penghormatan. Lalu raja berkata : “Sesungguhnya Allahmu itu, Allah yang mengatasi segala Allah, dan Yang berkuasa atas segala raja-raja, dan Yang menyingkapkan rahasia-rahasia, sebab engkau telah dapat menyingkapkan rahasia itu.” (Daniel : 21-47).

To be continue..

sumber : makalah kajian kristology oleh Ustadz Lasanova Humaidi Yusrian ,Asatidz Pesantren Ibnu Hajar