//Shalawat yang di Contohkan Rasul

Shalawat yang di Contohkan Rasul

Oleh Ahmad Wandi

Bismilah..ustad ada berbagai macam bacaan yg katanya bacaan sholawat. Diantaranya sholawat badar, munparijah, dll. Sebenarnya sholawat yg dicontohkan rosul itu lafadnya seperti apa sih, apakah yg terdapat dalam sholat? Terima kasih ..

Jawab :

Bershalawat kepada nabi muhammad saw merupakan salah satu ibadah yang sangat agung. Ia termasuk amalan ringan yang sangat besar pahala dan keutamaannya. Seorang muslim yang setia dan cinta kepada nabinya, akan senantiasa memperbanyak shalawat dan salam kepada beliau sesuai dengan bacaan shalat yang diajarkan dan dicontohkan oleh beliau.

Adapun bacaan shalawat yang diajarkan rasul ditemukan dalam hadis terdapat beberapa redaksi, antara lain :

  1. Abu Mas’ud al-Anshari berkata, “Rasulullah Saw. mengajarkan shalawat kepada kami dengan membaca …

    اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ فِى الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

     “Ya Allah, berilah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau memberi shalawat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan berilah barakah kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau memberi barakah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.” (HR. Muslim,  Shahih Muslim 2/16 no. 934)

  2. Ka’ab bin Ujrah berkata, “Rasulullah Saw. mengajarkan kepada kami bershalawat dengan membaca …

    اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

    “Ya Allah, berilah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau memberi shalawat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan maha Agung. Ya Allah, berilah barakah kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau memberi barakah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.”  (HR. al-Bukhari, Shahih al-Bukhari 1/2456 no. 4797)

  3. Abu Humaid al-Sa’idi berkata, “Rasulullah Saw. Mengajarkan kepada kami bershalawat dengan membaca …

    للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّتِهِ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّتِهِ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

    “Ya Allah, berilah shalawat kepada Nabi Muhammad, istri-istrinya dan keturunannya, sebagaimana Engkau memberi shalawat kepada keluarga Nabi Ibrahim. Dan berilah barakah kepada Nabi Muhammad, istri-istrinya dan keturunannya, sebagaimana Engkau memberi barakah kepada keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.” (HR. al-Bukhari,  Shahih al-Bukhari 1/1623 no. 3369)

  4. Abu Mas’ud berkata, “Rasulullah Saw. Mengajarkan kepada kami bershalawat dengan membaca …

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى
إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

  1. “Ya Allah, berilah shalawat kepada Nabi Muhammad, seorang Nabi yang ummi, dan juga kepada keluarganya, sebagaimana Engkau memberi shalawat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan berilah barakah kepada Nabi Muhammad, seorang Nabi yang ummi, dan juga kepada keluarganya, sebagaimana Engkau memberi barakah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.” (HR. Ibnu Khuzaimah,  Shahih Ibnu Khuzaimah 1/352 no. 711)

Itulah di antara doa shalawat yang pernah diajarkan Rasulullah Saw.  kepada para sahabatnya.

Namun khusus ketika membaca hadis, karena saking banyaknya kita menyebut nama beliau, para ulama hadis membolehkan diringkas dengan lafal  “shallallahu alaihi wa sallam” sebagaimana yang kita temukan dalam berbagai kitab hadis. Karena dengan doa tersebut, tetap tidak merubah inti dari kandungan makna shalawat yang diajarkan oleh nabi saw. oleh karena itu, orang yang senantiasa dekat dengan hadis, pasti akan menjadi orang yang paling sering bershalawat kepada nabi saw.

Adapun macam-macam shalawat seperti : badar, nariyah, munfarijah, dsb … sepengetahuan penulis, itu bukan bersumber dari nabi saw. Bahkan, para sahabat dan imam madzhab yang empat pun tidak ada yang membahasnya.

Sepengetahuan penulis, shalawat-shalawat tersebut terdapat dalam  kitab  al-barzanji atau lainnya yang banyak tersebar di tanah air. Di samping sumbernya bukan dari nabi, yang lebih berbahaya isi dari shalawat tersebut banyak yang menyimpang, terutama pengkultusan yang berlebihan kepada sosok nabi muhammad saw. Yang mana hal ini, sangat dibenci oleh nabi saw sendiri sebagai panutan dan teladan kita.

Demikian jawaban ringkas yang dapat disampaikan, mudah-mudahan kita menjadi umat nabi muhammad saw. yang sejati, bukan hanya sekedar pengakuan, tetapi dibuktikan dengan memperbanyak shalawat yang sesuai dengan yang diperintahkannya. Wallahu a’lam bi al-shawwab

Oleh: Ahmad Wandi, hayaatunaa.com, Ketua PC Pemuda Persis Lembang

Lembang, 08 Desember 2016